Menteri LHK Berduka Cita atas Meninggalnya Seorang Polhut Teladan di Provinsi Gorontalo

By Ahmad Rajendra


Nusakini.com--Limboto--Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc., IPU memberi perhatian khusus meninggalnya Saudara Yusuf Abdullah, staf Resort Bone Pantai, SPTN Wilayah I Limboto, Gorontalo. Yusuf Abdullah adalah salah satu Polisi Kehutanan teladan pada Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Perhatian ibu Menteri LHK tersebut disampaikan melalui Sekretaris Jenderal KLHK Dr. Ir. Bambang Hendroyono, MM., IPU dan menugaskan Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si untuk segera berangkat ke Provinsi Gorontalo menghadiri rangkaian pemakaman dan menyampaian tali asih dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

“Kami atas nama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ikut berduka cita sedalam-dalamnya, kami menganugerahkan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian dan dedikasi Saudara Yusuf Abdullah semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik disisi-Nya” ucap Darhamsyah dengan penuh haru.

Yusuf Abdullah meninggal pada hari Jum'at tanggal 27 September 2019 jam 04.45 WIT di Rumah Sakit Toto, Gorontalo, alamat rumah duka di Desa Dutohe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Sulawesi Tenggara. Almarhum di makamkan pada hari ini selesai sholat Jumat.

“Beliau meninggal setelah mengalami kecelakaan dalam bertugas, dengan kronologis sebagai berikut : pada hari Rabu sore (25/9/2019), almarhum bersama rekan-rekan Resort Bone Pantai dan MMP dalam perjalanan pulang menuju kantor resort stlh melaksanakan keg. Invent. Open Area, di jalan melihat ada kejadian karhutla diluar Kawasan. Mereka kemudian memutuskan untuk menuju lokasi kebakaran untuk ikut melakukan pemadaman bersama masyarakat dan aparat. Dikarenakan kondisi jalan yg kurang baik, ketika menuju lokasi kebakaran almarhum yang saat itu berboncengan dengan anggota MMP terjatuh dari motor dan dadanya terbentur stang motor”Ungkap Bagus Tri Nugroho, Kepala SPTN Wilayah I Limboto di Provinsi Gorontalo.

Sampai di lokasi kebakaran, almarhum sempat menyampaikan bahwa dadanya sakit akibat terjatuh dari motor pada rekan-rekan yg lain, tapi masih ikut melakukan pemadaman kebakaran..

Setelah selesai melakukan pemadaman, tim kembali ke kantor Resort Bone Pantai dan menginap di kantor resort. Malam itu kondisi almarhum sedikit pucat dan mengeluhkan sakit dada, sehingga oleh rekan-rekan resort dibawa ke puskesmas terdekat untuk diperiksa dan diberikan penanganan..

Pagi harinya (Kamis, 26/9/2019), almarhum pulang ke rumah menggunakan mobil penumpang umum, dan malam hari almarhum diantarkan ke rumah sakit karena sakit di dadanya belum membaik.. Pada Jumat pagi hari (27/9/2019) pukul 04.45 almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Toto, Gorontalo.(R/Rajendra)